Bukan Lagi Era Super man, Mari Beralih ke Super team: Simak Wacana Narasumber Table Manner Berikut
Dunia kerja hari ini telah bergerak jauh lebih cepat daripada sebelumnya, dan juga menuntut lebih banyak penguasaan keterampilan atau skill set. Selain itu, dengan kebutuhan industri yang semakin besar seiring peningkatan kebutuhan strategis untuk berkompetisi antarindustri, kini seseorang juga diharuskan untuk memiliki pemikiran adaptif dan cepat meskipun dalam keterbatasan manpower atau inventaris tertentu.
Lantas, tidak mengherankan bahwa sebagian pribadi menganggap penting atau lebih efisien untuk dapat melakukan beberapa pekerjaan secara mandiri alias kita menjadi ‘one-man army’ atau super man.
Meskipun menjadi seorang one-man army atau super man dalam pekerjaan maupun kegiatan kelompok merupakan poin plus, tentunya secara berkelanjutan hal tersebut bukanlah hal yang sehat, kawan UNDIRA. Sebagaimana kita pahami, “Teamwork Makes the Dream Work” atau kerja sama membuat impian terwujud.
Bekerja sendiri sebagai solo fighter memanglah sebuah hal yang cenderung efisien, terlebih lagi ketika kita baru memulai perintisan dari angka 0. Namun, secara berkelanjutan, menjadi seorang one-man army justru akan membebani diri dan berpotensi menyebabkan kita lebih cepat memasuki fase burnout atau letih. Alhasil, apa yang kita kerjakan akan lebih cepat mengalami penghentian, seiring dengan diri yang tidak dapat menyaingi beban kerja yang akan bertambah ketika kita mengadopsi pemikiran one-man army.
Selebihnya, dalam beberapa bidang seperti pekerjaan atau kegiatan yang menuntut kreativitas, pemikiran one-man army justru akan membelenggu kita dalam subjektivitas pribadi tanpa adanya referensi lain yang hanya mampu didapatkan ketika kita berkomunikasi dalam ekosistem kebersamaan.
Wacana inilah juga yang sempat dimuat dalam salah satu segmen pemaparan oleh narasumber sekaligus seorang entrepreneur, Bapak Fajar Surya Budiman, S.E., C.EP., melalui acara Table Manner Batch ke-9, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) pada tanggal 4 Juli 2026 lalu.
Melalui pemaparannya, beliau menekankan bahwa dalam rangka meraih kesuksesan, kita tidak hanya dapat mengandalkan kredibilitas pribadi sekaligus kepintaran, tetapi juga bagaimana kita dapat meyakinkan orang di sekitar kita untuk membangun yang beliau sampaikan sebagai super team.
“Menuju era yang lebih dinamis, tentunya kita semua ingin meraih kesuksesan, betul? Tetapi kesuksesan tidak dapat diraih sendiri saja. Sebagai manusia, tentunya ada beberapa hal yang menjadi kekurangan - kita tidak sempurna. Banyak lulusan dengan IPK Cum Laude dan keterampilan terbaik, tetapi pada akhirnya tidak dapat dipercaya untuk melangkah lebih jauh. Maka dari itu kesuksesan sejati akan terlahir dari mereka yang dapat membangun tim yang solid dan mendorong kolaborasi beserta minat belajar bersama tanpa keegoisan yang mencolok.” ujar beliau
"Dalam dunia kerja, kita tentu membutuhkan rekan kerja maupun fresh graduate yang memiliki kemampuan multitasking, sekaligus kemampuan berkomunikasi dan berbahasa yang baik. Keduanya pada dasarnya menjadi pembeda yang mampu membuat kita lebih luwes dan mudah berkolaborasi dalam sebuah tim. Sebab, perusahaan tidak hanya mencari kepintaran, tetapi juga seberapa besar seseorang memiliki social skill," lanjut beliau.
Konsep super team juga tentunya berlaku secara universal dalam ranah akademik, di mana kita diarahkan untuk bersama memberdayakan minat belajar dan riset kolaboratif. Dalam prinsipil Tri Dharma Perguruan Tinggi pun, pemahaman super team juga mendorong berbagai perguruan tinggi untuk tidak hanya unjuk gigih, tetapi juga bersinergi memperkokoh kemajuan literasi bangsa dan negara.
Pada akhirnya, kesuksesan dalam dunia kerja profesional maupun akademis bukan tentang siapa yang paling menonjol sendirian, melainkan tentang bagaimana setiap individu bisa saling melengkapi dalam satu tim yang solid. Wacana Bapak Fajar Surya Budiman, S.E., C.EP., diharapkan mampu mengubah pemikiran kawan UNDIRA untuk tidak hanya menjadi pribadi yang lihai mengerjakan banyak hal sendirian, tetapi juga luwes dalam membangun sebuah super team. Kesuksesan lahir dari kepercayaan; kepercayaan lahir dari komunikasi dan kerja sama tim luar biasa. Salam Komunikasi!
Sumber Referensi:
Recap Table Manner Batch 9 - Bapak Fajar Surya Budiman
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432
Kampus Cibubur Kranggan Raya
Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432