html hit counter Di Balik Angka Bahan Bakar: Memahami RON dan Pengaruhnya terhadap Kinerja serta Umur Mesin - Universitas Dian Nusantara

Di Balik Angka Bahan Bakar: Memahami RON dan Pengaruhnya terhadap Kinerja serta Umur Mesin

Dilihat : 147
30 Juni 2026

Saat ini, bahan bakar menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian, baik dari sisi performa kendaraan, efisiensi energi, maupun keberlanjutan lingkungan.

Dalam proses kerjanya, bahan bakar dialirkan menuju ruang bakar, kemudian dicampurkan dengan udara melalui sistem pemasukan bahan bakar, baik menggunakan karburator maupun sistem injeksi elektronik (Electronic Fuel Injection/EFI). Campuran tersebut kemudian dibakar di dalam ruang bakar untuk menghasilkan energi panas yang selanjutnya digunakan untuk mendorong piston. Gerakan piston ini diteruskan melalui poros engkol (crankshaft) dan roda penerus (flywheel), hingga akhirnya menghasilkan putaran yang dapat menggerakkan kendaraan.

Namun demikian, yang sering kali kurang disadari adalah bahwa mesin yang mampu bekerja belum tentu bekerja dalam kondisi yang optimal. Pada dasarnya, kesehatan mesin dapat dipengaruhi pula oleh kualitas bahan bakar yang digunakan.

Saat mengisi bensin di SPBU, kita pasti familiar dengan penanda nomor 90, 92, atau 98 dalam jenis bensin seperti Pertamax, indikator  tersebut bukan sembarang nomor ya, kawan UNDIRA, melainkan bagian dari RON atau Research Octane Number. 

1

Perlu digarisbawahi bahwa tidak semua bahan bakar memiliki karakteristik yang sama, kawan UNDIRA. Penggunaan bahan bakar dengan kualitas yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat memicu terjadinya knocking atau detonasi, yaitu kondisi ketika campuran udara dan bahan bakar terbakar secara tidak sempurna akibat tekanan dan temperatur yang terlalu tinggi sebelum atau bersamaan dengan percikan busi.

RON sendiri pada dasarnya merupakan indeks penilaian ketahanan bahan bakar terhadap knocking atau detonasi selama proses kompresi sebelum pembakaran berlangsung. Dengan kata lain, semakin tinggi nilai RON suatu bahan bakar, semakin besar kemampuan bahan bakar tersebut untuk bertahan terhadap tekanan dan temperatur tinggi tanpa mengalami pembakaran spontan.

Semakin tinggi nilai RON, semakin tahan bahan bakar tersebut terhadap tekanan dan panas ekstrem tanpa terbakar secara spontan. Setiap mesin memiliki rasio kompresi berbeda dan pemilihan bahan bakar harus disesuaikan dengan spesifikasi ini. 

Mesin berkompresi tinggi membutuhkan bahan bakar ber-RON tinggi agar proses pembakaran berlangsung terkendali dan optimal. Sebaliknya, mesin berkompresi rendah hingga menengah cukup menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan.

Jika mesin dengan model kompresi tinggi dipaksa menggunakan bahan bakar ber-RON rendah, risiko knocking meningkat secara drastis. Dampaknya tidak main-main: kerusakan komponen mesin dipercepat, deposit karbon menumpuk di ruang bakar, piston, katup, dan kepala silinder, serta meningkatnya emisi yang dihasilkan. 

Menggunakan bahan bakar dengan nilai RON sesuai atau sedikit di atas rekomendasi pabrik memberikan sejumlah keuntungan nyata seperti pengurangan risiko knocking, efisiensi pembakaran yang lebih baik, serta emisi gas yang lebih rendah.

Namun, perlu dicatat: menggunakan bahan bakar ber-RON jauh lebih tinggi dari kebutuhan mesin bukan berarti performa otomatis meningkat. Pada mesin berrasio kompresi rendah, hal ini biasanya tidak memberikan perbedaan performa yang signifikan dan hanya menambah pengeluaran operasional tanpa manfaat sepadan.

Memahami angka indikator nomor bensin RON bukan sekadar soal memilih bahan bakar yang "paling mahal" atau mengikuti tren iklan. Ini adalah pemahaman kritis tentang bagaimana mesin bekerja dan bagaimana bahan bakar memengaruhi efisiensinya dalam jangka panjang. Memilih bahan bakar yang tepat sesuai spesifikasi mesin adalah investasi kecil dengan dampak besar.

Literasi terkait pemahaman bahan bakar seperti ini semakin relevan dalam kehidupan modern, terutama mengingat banyak pemilik kendaraan akan beralih ke bahan bakar sesuai budget tanpa memperhatikan dampaknya pada mesin kendaraan. 

Bersama Teknik Mesin UNDIRA, kalian mampu meningkatkan level pemahaman terhadap mesin beserta ekosistemnya melalui pembelajaran yang adaptif, praktik laboratorium yang aplikatif, serta bimbingan dari dosen berpengalaman. Mari menjadi bagian dari generasi insinyur masa depan yang siap menjawab tantangan industri modern dengan kompetensi, kreativitas, dan semangat inovasi demi menciptakan solusi teknologi yang berkelanjutan. 

Sumber Referensi

Mengenal Arti RON dalam Bahan Bakar Kendaraan - BP Indonesia

Memahami Hubungan RON dan Biaya Bahan Bakar Kendaraan Operasional - Shell Official Website

Pengaruh RON terhadap Performa Kendaraan: Kenali dan Pilih yang Tepat! - Shell Official Website

Supar, M.Pd. Dan Drs. Dryanto. 2019. Teori dan Reparasi Sistem Bahan Bakar Bensin Mobil. Gava Media. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432

Kampus Cibubur Kranggan Raya

Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432